This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 23 Desember 2013

International Electronic Journal of Mathematics Education

Berikut ini adalah kumpulan dari alamat website Journal Pendidikan Matematika.

1.ERIC
    Dalam Website ini anda akan menjumpai ribuan jurnal Pendidikan Matematika. Anda dapat mencari topik yang sesuai dengan penelitian anda. atau mencari jurnal hasil karya dari seorang pakar misalnya "Joe Boaler" Prof. dari Stanford University. "Corry. A. Bennet"assistant professor of mathematics education at Idaho State University". ataupun jurnal  hasil konferensi Psycology of Matematics Education yang diadakan beberapa tahun sekali. dan masih banyak lagi yang anda dapatkan dari website ini.
2.  International Electronic Journal of Mathematics Education
 website yang homebase berasal dari turki , Mevlana (Rumi) University, Turkey ini murni menyediakan journal pendidikan matematika. penerbitan beberapa bulan sekali dan terbatas.
3.International Journal for Mathematics Teaching and Learning
Pada website ini, menerbitkan journal pada setiap bulannya . journal pada website ini diambil dari ERIC dan EBSCO.
4. Mathematics Education Research Group of Australia.
pada website ini. mempublikasikan hasil penelitian oleh para research dari Australia.
5. Electronic Journals Service (EJS)
ribuan journal dapat anda lihat di websit ini, termasuk jurnal pendidikan matematika.
6. NCTM ( National Council of Teacher Matematics)
website ini didirikanoleh praktisi pendidikan di Amerika. anda harus Login dulu sebagai member sebelum anda mendownload journal yang ada. dalam setiap penerbitan tidak semua file dapat anda unduh, mungkin hanya satu atau dua file yang dapat anda unduh. untuk mendapatkan acces yang lebih leluasa anda harus membayar untuk menjadi anggota (premium) .

dan apabila anda ingin pencarian yang lebih mudah anda dapat mencoba menggunakan Google scholar untuk mencari jurnal yang anda inginkan. sekian artikel ane. coment and follow. dan nantikan artikl selanjutnya

E-learning Media Belajar masa depan untuk pendidikan Indonesia XLangkah lebih maju




Di Era globalisasi ini memungkinkan beberapa orang yang keberadaannya jauh dapat saling berhubungan antara satu orang dengan orang lain yang dipisahkan oleh jarak dan waktu. Dengan adanya globalisasi membuat seseorang mengetahui informasi dari tempat yang jauh dengan cepat.
Di Era Globalisasi, Menuntut manusia memberikan inovasi-inovasi terbaru,  Begitu pula dengan dunia pendidikan. Guru dituntut untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam pembelajarannya. Salah satunya adalah pemanfaatan E-learning.
E-learning memiliki banyak manfaat bagi peserta didik maupun guru. Apabila guru menginginkan jam tambahan atau sekedar memberikan tambahan pengetahuan atau wawasan guru dapat menggunakan E-learning untuk mewujudkan keinginannya.

E-learning juga dapat difungsikan sebagai pelengkap pembelajaran yang ada disekolah. Baik itu berupa pengayaan maupun remedial bagi peserta didik didalam mengikuti pembelajaran konvensional. Materi pembelajaran elektronik dikatakan sebagai pengayaan apabila peserta didik dapat dengan cepat menguasai materi pelajaran dengan baik. Tujuannya ialah untuk memantapkan tingkat penguasaan materi yang telah dijelaskan oleh guru secara tatap muka di sekolah. Materi pembelajaran elektronik dikatakan sebagai remedial apabila siswa tidak mampu mencapai standard yang telah ditentukan. Tujuan diberikan materi elektronik ialah membantu siswa untuk memahami materi yang telah disampaikan oleh guru, karena materi yang di sajikan guru dirancang sesuai dengan kemampuan mereka.
Dengan banyaknya manfaat yang diperoleh guru apabila menggunakan pembelajaran berbasis E-learning. Guru seharusnya mengoptimalkan teknologi yang telah ada. Selain itu menambah wawasan para peserta didik akan tekhnologi. Dengan memberikan pembelajaran melalui E-learning. Guru dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan yang akan datang. Karena pendidikan di masa yang akan datang. Penggunaan teknologi akan dimaksimalkan dalam setiap pembelajaran. Siswa harus memahami E-mail, E-learning dan bagaimana cara mengirimkan tugas melalui online atau internet.
Pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa dapat dilakukan kapan saja tanpa membatasi tempat dan waktu yang pasti. Diharapkan apabila peserta didik yang mengikuti E-learning kemampuan dan keterampilan dalam bidang pelajaran dan teknologi semakin bertambah.

Adapun E-learning yang baik, E-learning yang dibuat oleh guru tidak boleh membosankan. Guru harus membuat tampilan yang menarik dan memberikan games yang dapat menarik minat siswa. Tidak hanya berupa materi yang seharusnya diambil siswa. E-learning yang dibuat juga harus ada halaman yang digunakan untuk share antara para peserta didik untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Halaman chat untuk guru dan siswa juga harus ada, dikarenakan siswa bertanya apa yang belum mereka ketahui, dimungkinkan saja tidak mengerti tugas yang diberikan oleh guru. Halaman chat bisa digunakan guru memberikan umpan balik kepada siswa.
Dengan adanya inovasi  E-learning dapat meningkatkan taraf pendidikan di Indonesia. Tidak lupa peningkatan kemampuan  SDM (guru) sangatlah penting untuk menunjang pelaksanaan E-learning. Dengan adanya E-learning, pendidikan Indonesia Xlangkah lebih maju.

Sabtu, 21 Desember 2013

Di Keterbatasan Tuhan Memberikan Keajaiban




Tak kusadari bahwa aku berbeda dengan orang lain
Aku dilahirkan tak sempurna seperti temanku yang lainnya
Aku tak dapat melihat indahnya bumi
Aku tak dapat melihat terangnya cahaya.

Olok-olokan dari temanku  kuterima setiap hari
Walau kusadari, ini semua tidak akan berubah
Walau aku berusaha teriak sekencang-kencangya
Walau suaraku sampai ke ujung dunia
Semua ini tak pernah berubah.

Maaf aku sungguh tak bersyukur melihat keadaanku ini
Kujalani hidup yang gelap ini, bagai berjalan dilangit yang mendung tiada cahaya
Kehidupan ini terus berjalan
Tak ada kompromi bagi makhluk yang lemah sepertiku
Aku harus berubah menjadi orang yang berguna
Aku tak ingin menyusahkan orang lain
Aku tak ingin dianggap sampahdan aku ingin membahagiakan orang tua ku.

Dengan sepuluh jari ini
Aku coba menjebol sejarah
Aku coba memainkan dawai-dawai gitar
Mencoba memainkan alunan melodi yang indah
Walau pada awalnya aku merasa ini tak mudah.

Dengan semangat ku yang berkobaran bak api yang melalap bangunan
Aku bisikkan pada hatiku, “aku bisa”
Sungguh aku merasa tuhan itu adil
Walaupun tuhan mengambil penglihatanku
Tuhan tidak mengambil tangan dan mataku.

Mungkin aku tak dapat melihat  bangunan yang indah, taman yang berbunga
Ataupun sinar matahari yang indah
Aku cukup mendengarkan melodi petikan dawai gitarku
Beralunan merdu menghidupkan semangat jiwaku.

Ketika aku masih kecil guruku pernah bertanya pada kami
Aku dan teman sekelasku.
Guruku bertanya
Bangunan apa saja yang termasuk keajaiban-keajaiban dunia?
Taj Mahal, Greet Wall, Menara Eiffel, Piramida.

Ketika pertanyaan itu diajukan padaku
Aku ganti bertanya pada guruku
Mengapa kita harus mencari keajaiban-keajaiban dunia yang jauh keberadaanya dari kita?
 Apakah kita tidak menyadari kejaiban-keajaiban itu ada pada diri kita?
Keajaiban yang tidak bisa dibuat manusia.
Keajaiban bagiku adalah;
Mata untuk melihat,
Kaki untuk berjalan,
Dan Hidung untuk bernapas.

Bagiku Tuhan memberikan banyak kejaiban untuk kita
Dan dua kejaiaban yang paling aku syukuri ada pada diriku yaitu;
Tangan untuk memetik gitar dan telinga untuk mendengar melodi dari gitarku.
Andai kedua keajaiban itu taka da pada diriku
Entah bagaimana aku bisa menghadapi hidup ini
Mungkin aku dianggap seperti kaleng rongsokan yang tak berguna

Maafkan aku Tuhan, dulu aku tak  bersyukur  pada-Mu
Janganlah Engkau ambil keajaiban-keajaiban itu dariku
Dengan keajaiban  yang Engkau berikan
Biarkanlah aku hidup menghabiskan sisa hidupku
Satu kalimat yang dapat aku ucapkan  pada-Mu
Terima kasih Tuhan, Terima kasih Tuhan
Tanpa-Mu aku tidak bisa hidup.




E-Book Mathematics - Calculus

you can find e book calculus. there are many e-book can you download;

  1. Thomas Calculus 11th [Textbook + Solutions] click Here.
  2.  Stewart Calculus 7th edition and solutions manual. click Here
  3. Integral Calculus. Click Here
  4. Calculus by thomas finney 11th Edition Solution Manual. click Here
  5. Stewart Multivariable Calculus 7th textbook. click Here
  6. Theory and Problems of ADVANCED CALCULUS Second Edition - WREDE & SPIEGE.. click Here. 
 and the next posting will be differet topics. follow and coment.

Jumat, 20 Desember 2013

Kumpulan RPP Matematika Pembelajaran Inovatif

Berikut ini adalah kumpulan dari Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) meliputi:

RPP Pembelajaran Langsung
 dapat didownload di sini

RPP Pembelajaran Kooperatif
 dapat didownload di sini

RPP Pembelajaran Deduktif
 dapat didownload di sini

RPP Pembelajaran Diskusi Kelas
 dapat didownload di sini

RPP Pembelajaran Inkuiri (Discovery)
 dapat didownload di sini

RPP Pembelajaran Problem Based Learning ( Pembelajaran Berbasis Masalah )
dapat didownload di sini.

Apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam RPP diatas kritik dan saran anda dapat saya terima, dengan coment. and jangan lupa follow blog ini, and plus give me G+.

Created by Depy Irawan. 

Sabtu, 16 November 2013

Camera.co.id Online Shop termurah di Indonesia




Camera. Co. id adalah toko kamera yang ada di Indonesia. Camera. co.id menyediakan beragam kamera murah yang berkualitas tinggi. Camera. co.id merupakan toko kamera yang berbasis pada penjuaalan online. Pengunjung dapat memilih berbagai macam kamera, mulai dari produk Nikon, canon, Panasonic serta acessoris pendukung kamera yang lainnya.
Harga yang ditawarkan sangatlah bervariasi. Ada yang bisa dibilang murah Nikkon Coolpix yang harganya Rp. 873.269 (kamera Digital) dan adapula kamera merk cannon Eos 7D, yang harganya bisa menguras kantung. Namun apabila kamera yang telah disediakan dapat memberikan kepuasan bagi pelanggan. Maka harga tidaklah menjadi hambatan utama.
Dengan majunya perkembangan teknologi yang ada kami secara berkelanjutan toko murah camera.co.id menyediakan produk-produk yang upto date. Mulai dari kamera, ipad serta semua aksesori pendukung seperti kaki tiga, tablet serta barang-barang lain yang dibutuhkan oleh pelanggan.
Camera.co.id telah ada sejak 5 tahun yang lalu. Sudah 5 tahun berlalu Camera. co.id memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan. Dengan bertambah nya usia usaha kamera murah, camera.co.id akan meningkatkan pelayanan bagi pelanggan yang terhormat.
Selain menyediakan kemera murah. Camera.co.id menyediakan seperangkat tronik kit dan kamera yang di gunakan oleh para professional dalam meliput peristiwa yang diabadikan pada video.
Camera.co.id merupakan suatu terobosan yang difungsikan untuk mengembangkan pangsa pasar di seluruh Indonesia, disamping dunia maya menjadi tantangan bagi usaha seperti ini
Pemesanan produk camera. co.id dilakukakan secara online. Dengan terlebih dahulu para pelanggan harus mendaftar sebagai custumer. Untuk pembayaran dapat dilakukan dengan pembayaran online melalui kartu visa, master card, mandiri, dan BNI. Pengiriman barang akan dikirimkan melalui paket yang diterima oleh pembeli dengan rentang 5-10 hari, tergantung dari jauh atau tidaknya wilayah pembeli berada.
Pada tanggal 18 Oktober 2013. Camera.co.id mengadakan kontes seo Camera.co.id. kontes ini diadakan untuk lebih mengenalkan produk camera.co.id terhadap public. Kontes tersebut tepatnya dimulai pada tanggal  18 Oktober 2013 pukul 00.01 WIB – 18 January 2014 pukul 13.00 WIB. Dengan penutupan pendaftaran tanggal 8 January 2014. Pemenang akan diumumkan pada peserta pada tanggal 25 January 2014.
Kontes yang bertemakan “Camera.co.id took kamera murah di Indonesia.” Menyediakan hadiah total Uang Tunai Rp 5.550.000,- dan voucher belanja di Camera.co.id senilai lebih dari Rp. 3.000.000,- yang dapat dibawa pulang oleh para pemenang kontes SEO.  Dengan total 20 pemenang yang bisa membawa pulang hadiah tersebut.
Penentuang pemenang didasarkan oleh peringkat pada Google.co.id dengan kata kunci yang telah ditentukan. Website yang menempati 1-30 akan di screen shot dan ditentukan sebagai pemenang kontesSEO Camera. co.id Juri Kontes SEO Camera. co.id memiliki wewnang mutlak untuk menentukan para pemenang.
Camera. co.id took kamera murah Indonesia, pas untuk keluarga Indonesia. Abadikan momen keluarga anda dengan produk-produk yang dapat anda dapatkan di toko kamera online Camera.co.id. yang pastinnya anda dapat kamera murah dengan kualitas tinggi.

Ayo gabung di:
Facebook:
https://www.facebook.com/camera.co.id
               Twitter: 

Jumat, 25 Oktober 2013

MENGAJAR DALAM KETERBATASAN, KISAH GURU SM3T UNY

Pagi itu, masih melewati deburan ombak yang membawa sang mentari mengalun naik, dari Gunung Inerie, sinarnya memancar. Pukul 07.00 WIT sudah terasa panas. Bergairah kali ini ia akan menemui kelas. Berharap pengalaman pertamanya memberikan tapak yang tak mudah terlupa. Tibalah di depan gapura sekolah. Tulisan SMP Negeri 3 Aimere menempel di pintu utama sekolah. Bangunan SMP itu adalah bangunan yang dibuat atas kerjasama negara Australia dan Indonesia lewat program block grant.
Bangunannya rapi dan cukup bersih dengan lantai keramik. Berada di tanjakan desa Keligejo dan lebih tepatnya di dukuh Nunumeo. Kalimat selamat pagi, silahkan duduk, bagaimana kabar kalian, siapa yang tidak hadir hari ini, menjadi kalimat yang harus fasih dikatakan setiap harinya. Dipandangi wajah muridnya satu persatu. Tatapan murid-muridnya tak beralih, ada yang senyum, ada pula yang terlalu fokus melihat, dan ada yang berbicara lirih. Inilah kesan pertama Tri Wulan Rahayu, guru SM3T Universitas Negeri Yogyakarta yang ditempatkan di SMP Negeri 3 Aimere, Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.
SM-3T atau  Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal yang merupakan bagian dari program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia yang diprakarsai oleh Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam program ini, para sarjana pendidikan direkrut, dipersiapkan, dan diterjunkan di wilayah pengabdian. Selain mengajar, mereka juga melakukan kegiatan kemasyarakatan.
“Di sini harus keras, Ibu. Kalau tidak anak-anak akan seenaknya sendiri. Anak-anak di sini agak susah, kemampuan menangkapnya rendah, otak-otak lambat. Saya beritahu saja, Ibu,” kata Albertus Aedisius Mogo, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Aimere. Ketika gadis desa Karang Nongko, Jarum, Bayat, Klaten tersebut memperkenalkan diri dan menyebut alamat rumahnya, banyak murid yang heran mendengar alamat itu.
“Akhirnya saya menyebut bahwa rumah saya dekat dengan rumah Pak Jokowi,” kata Tri Wulan Rahayu. “Memang hanya beberapa siswa yang mengenal mantan Walikota Solo tersebut, maklum karena hanya beberapa tempat yang telah terjamah listrik, sedang selebihnya banyak yang hanya bercahayakan pelita. Tempat saya mengajar belum ada listrik.”
Kemarau panjang membuat desa ini miskin air, pantas bila guru-guru mengeluh mencium bau tidak sedap ketika mengajar, karena ada beberapa murid yang tidak mandi. Beberapa rumah adat dan rumah permanen beratapkan seng berdiri, makam dengan nisan keramik mematung di samping kanan dan kiri rumah . Kandang-kandang babi dengan atap daun ilalang dan lontar juga turut menghiasi pekarangan rumah Desa Keligejo. Tri Wulan Rahayu tinggal di sini selama setahun bersama dua guru SM3T yang lain.
Alumni Jurusan Pendidikan Biologi ini memancing muridnya di kelas VIII dengan pertanyaan tentang cita-cita mereka. “Ketika saya katakan tentang cita-cita, mimik murid-murid berubah,” ucap Tri Wulan Rahayu. “Memang saya sedikit memaksa mereka untuk menimbulkan ke permukaan tentang impian mereka di masa depan.”
Dan ternyata beberapa murid perempuan ingin menjadi perawat dan murid paling pintar, Fani, bercita-cita menjadi guru, sedang beberapa murid laki-laki selain ingin menjadi tentara juga ada yang ingin menjadi pemain bola seperti idola mereka masing-masing. Ada sebuah cita-cita yang menarik yang ditemui Tri Wulan Rahayu ketika memasuki kelas VII A. Fandrianus Bengu, yang biasa dipanggil teman-temannya dengan nama Fandi itu dengan lugas dan lantang mengatakan cita-citanya ingin menjadi sopir otto.
Otto adalah angkutan umum di Flores yang merupakan truk diberi atap serta kursi yang menyerupai bis, lazim juga disebut bis kayu. Ketika Tri Wulan Rahayu bertanya mengapa, oleh Fandi dijawab ingin keliling Flores. Padahal medan lintasan Flores adalah jalan yang sangat curam, sempit, bertebing, dan banyak jurang serta berkelok-kelok. Memang mereka adalah anak-anak kampung dengan segala keterbatasannya.
Di kala anak-anak yang lain telah mengenal gadget dan segala kemewahan teknologi, anak-anak Aimere ini baru melihat tiang listrik yang baru ditanam di tanah. Walaupun begitu, mereka tak patah arang, pikiran mereka begitu membentang luas dan mendalam. Cita-cita mereka tak kalah besar dan tinggi dengan anak-anak Jawa yang punya segalanya.
“Walaupun hanya belajar dengan pelita, kita tetap belajar kok, Ibu. Seperti Ibu bilang, kita harus tetap belajar, membaca, dan menulis, kan?,” ucap Yano, salah satu murid sepulang sekolah. “Teruslah bersekolah, teruslah belajar, teruslah menulis, agar kalian nanti menggapai sebuah cita yang kalian ucapkan tadi. Aimere akan sangat bangga, mempunyai guru, polwan, polisi, perawat, bidan, atau tentara seperti kalian nanti,” tutup Tri Wulan Rahayu. (Dedy)
Label Berita: 

KISAH FEBY KRISTIFANY GURU SM3T DI MOLUTANGGA FLORES


Molutangga merupakan sebuah desa yang kurang lebih ditempuh dalam waktu 2 jam dari kota Ende, menggunakan truk kayu sampai percabangan. Dari jalan raya masih sekitar 5 km masuk ke dalam. Jalan menuju desa tersebut masih tanah dan batu-batu lepas, dan harus melewati dua sungai yang kadang ketika banjir tidak bisa dilewati. Penduduk desa tersebut 100% beragama Katolik. Di desa tersebut berdiri sebuah SD yaitu SDN Molutangga, sebuah SD yang berada di tengah-tengah perbukitan yang baru 2 tahun berdiri.
“SD inilah yang menjadi tempat mengabdiku dalam program SM-3T. Di sinilah tempatku mengabdi kepada negaraku dengan mencerdaskan kehidupan bangsa.” Demikian cerita Feby Kristifany, guru SM3T yang ditempatkan di SDN Molutangga, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
SDN Molutangga merupakan sekolah baru yang memiliki gedung masih sangat darurat, yaitu terbuat dari bilik bambu, beralaskan tanah, beratap sebagian jerami dan sebagiannya dari seng. Hanya ada lima ruangan yang berukuran kurang lebih 4x4 m2, ruangan yang sangat sempit untuk mendapatkan pembelajaran yang ideal.
“Miris rasanya ketika menginjakkan kaki pertama di sini, bangku murid yang sangat memprihatinkan, yang ternyata bangku-bangku itu mereka bawa sendiri dari rumah. Beberapa murid yang orang tuanya tidak dapat membuatkan bangku maka harus menumpang di bangku temannya,” kata Feby Kristifany.
“Bahkan kursi yang diduduki guru pun meminjam kursi milik kapela. Bertambah miris rasanya ketika sudah ada kapur di tangan melihat papan tulis yang sudah berlubang di mana-mana. Mata anak-anak didiku itu dipaksa melihat tulisan di papan tulis yang menjadi terlihat samar-samar.”
Di desa Molutangga, sekolah memang belum menjadi sebuah kebutuhan, bahkan anak-anak itu masih hilang muncul dalam absennya. Gadis yang akrab dipanggil Fany tersebut berusaha menghadirkan mereka ke sekolah, bahkan hingga mendatanggi rumah mereka satu persatu dan menjemputnya ke sekolah. Ada yang mau, tapi tidak sedikit juga yang lari sembunyi. Hilang munculnya mereka bukan hanya karena belum ada keinginan untuk sekolah, namun juga muncul dari faktor orang tua.
“Kadangkala orang tua datang kepadaku dan meminta ijin anaknya tidak masuk sekolah karena harus membantu orang tuanya di sawah, di kebun, bahkan tubuh yang mungil itu harus membantu orang tuanya di hutan yang ditempuh dalam pendakian dengan jarak 5 km. Ketika pulang mereka menyunggi kayu dari hutan untuk dijual. Bayangkan jika tubuh kecil itu harus menyunggi beban di kepalanya seberat ±15 kg menuruni hutan.”
Awalnya Fany mengaku sangat sulit untuk dekat dengan mereka karena kemampuan bahasa Indonesia mereka yang sangat lemah, namun lama-lama komunikasi itu terjalin. “Saya mulai bisa berbahasa Lio Ende dan mereka mulai mengerti bahasa-bahasa Indonesia, walaupun kadang mereka tertawa terbahak-bahak jika saya mengeluarkan kata dalam bahasa Indonesia yang tidak pernah mereka dengar, dan saya harus menjelaskan arti kata-kata itu,” kata Fany.
Ketiadaan sarana dan prasarana memang tidak dipungkiri sangat mengganggu proses belajar mengajar. Minim sekali buku, hanya guru saja yang mempunyai buku. Itu saja sebatas buku paket satu buah. Seorang guru sampai dalam 1 semester ini belum pernah mengajar Kewarganegaraan gara-gara tidak ada buku. Beruntung sekali ketika itu bantuan buku dari UNY sampai di sekolah, walaupun tidak mencakup semua mata  pelajaran, namun buku-buku kiriman itu betul-betul sangat membantu.
Semester lalu ada LKS, namun harganya 15 ribu satu buah, harga yang sangat tinggi untuk orang tua siswa, sehingga LKS itu tidak mampu terbeli. Akibatnya guru harus menulis di papan tulis dan siswa mencatat. Dengan kemampuan baca dan tulis siswa yang masih belum maksimal, hal ini sangat menyita waktu. Dua orang anak kelas 5 masih mengeja untuk membaca. Untuk menulis pun mereka masih bekerja sangat keras. Kadang guru masih mengajarkan baca dan tulis yang baik untuk kelas tinggi.
Menurut Kepala Sekolah SDN Molutangga, Benyamin Fera, daya tangkap dan daya ingat mereka lemah. Hal ini karena asupan makanan yang jauh dari 4 sehat 5 sempurna. Berawal dari kata-kata itu, Fany berinisiatif menyuruh para siswa untuk membawa telur satu orang satu telur setiap Sabtu untuk mereka makan bersama agar mendapat asupan makanan bergizi. Ketika di rumah, satu telur biasa untuk 4 sampai 5 orang.
Alumni Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY tersebut mengungkapkan bahwa sampai saat ini yang masih susah untuk diubah adalah kesadaran mereka akan kebersihan diri terutama mandi pagi ketika sekolah dan sikat gigi. “Untuk itu, setiap pulang sekolah saya harus berpesan agar besok mereka mandi, dan untuk setiap jumat mereka diwajibkan membawa sikat gigi untuk menyikat gigi bersama,” kata Fany.
Setiap pagi Fany memeriksa kuku dan memotong kuku siswa satu persatu bagi yang masih panjang-panjang. “Mereka memberi saya banyak pengalaman yang mungkin tidak akan kutemui di tempatku berasal. Jagung, kopi, kacang mete, jeruk bali, jeruk lemon, dan kemiri kadang mereka berikan pada saya di sekolah, bahkan kadang ada yang mengantarkan ke rumah. Suatu kenangan indah ketika saya mengajarkan membuat pesawat terbang dari kertas, lalu kami lari ke atas bukit dan menerbangkannya bersama-sama. Terima kasih Tuhan..., Engkau telah mengirim saya ke sini,” tutup Fany